Klub Bisnis Internet Berorientasi Action

Senin, 08 Maret 2010

Bayi Prematur dan Autis


Menindaklanjuti artikel sebelumnya tentang kelahiran bayi prematur,ternyata ada efek samping yang berakibat bagi kelahiran bayi prematur ini,seperti di kutip dalam kompas.com

Bayi prematur memang lebih rentan pada gangguan kesehatan dibandingkan dengan bayi yang cukup bulan. Penelitian menunjukkan, bayi prematur memiliki risiko lebih besar menderita autisme saat ia tumbuh besar.

Berkat kemajuan ilmu kedokteran, usia harapan hidup bayi prematur memang lebih tinggi. Namun, anak yang lahir kurang bulan memang sering mengalami keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan. Makin kecil usia kehamilan dan makin kecil berat lahir, makin tinggi risiko terjadinya gangguan tumbuh kembang.

Dalam studi terhadap 219 anak yang lahir sebelum usia kehamilan 26 minggu, sekitar 8 persen dari anak-anak itu memenuhi kriteria gangguan spektrum autisme pada usia 11 tahun. Bandingkan dengan 153 anak yang lahir cukup bulan yang semuanya normal.

Para ahli mengatakan, angka autisme pada penelitian tersebut termasuk tinggi dibandingkan dengan seluruh populasi di mana para ahli memperkirakan ada 1 kasus autisme pada 1.000 anak.

Gangguan spektrum autisme merupakan gangguan perkembangan yang mengakibatkan anak mengalami kelambatan dan penyimpangan dari pola perilaku normal pada hubungan sosial dan interaksi, bahasa dan komunikasi, serta kegiatan dan minat.

Kondisi kelambatan tumbuh kembang tersebut sangat bervariasi, dari yang berat sampai yang ringan (sindrom asperger) di mana anak memiliki intelegensi normal dan kemampuan komunikasi yang baik, tetapi kesulitan dalam bersosialisasi dan tak memahami bentuk komunikasi, seperti bahasa tubuh atau intonasi suara.

Para ahli memperkirakan, belum matangnya susunan saraf pusat pada bayi prematur ikut berkontribusi pada tingginya risiko autisme. Oleh sebab itu, orangtua yang memiliki bayi prematur disarankan untuk lebih memantau sungguh-sungguh tumbuh kembang anaknya. Bila orangtua menemukan ada gejala-gejala autisme pada anaknya, disarankan untuk segera membawanya ke dokter untuk memastikan.

Bayi "Jempol Tom"


Belum lama ini,di negara Jerman telah lahir Bayi dengan ukuran mini yang dipublikasikan sebagai bayi terkecil di dunia. Bayi ini mampu bertahan hidup walaupun harus berjuang melewati kondisi sangat kritis karena dilahirkan pada minggu ke-25 masa kehamilan dengan bobot hanya sekitar setengah pon.

Dengan julukan "Jempol Tom", Ia hanya mencatat bobot seberat 275 gram,panjang bayi ini hanya kurang dari selembar kertas ukuran A4 (21 cm) ketika dilahirkan melalui pembedahan caesar di Rumah Sakit University of Medicine di Göttingen, Jerman, pada Juni 2009 lalu.

Setiap hari selama 24 jam, bayi ini melewati masa-masa kritis dalam inkubator lengkap dengan saluran makanan, alat pernapasan, dan alat monitor jantung. Ia juga harus memakai kateter dan fletora elektronis untuk memantau setiap tanda-tanda vital karena menghadapi risiko pendarahan selebral atau gagal organ.

Pada bulan Desember lalu, bayi supermini ini akhirnya dinyatakan dalam kondisi stabil setelah mencapai bobot sekitar 8,2 lbs atau 3,7 kilogram yang merupakan rata-rata berat bayi lahir normal di Jerman.

Kini, sembilan bulan setelah kelahirannya, tim dokter telah mengizinkan bayi yang belum diberi nama ini untuk diambil oleh kedua orangtuanya yang tinggal di Eighsfeld, wilayah Jerman tengah. Dokter telah memastikan kondisi bayi ini sudah cukup kuat untuk dirawat di rumah.

Pejabat dari RS Göttingen mengatakan, setelah mengecek semua catatan kelahiran prematur di seluruh dunia, mereka tidak menemukan kelahiran bayi laki-laki lain yang beratnya lebih rendah. Tiga bayi perempuan—termasuk satu di antaranya yang lahir di Amerika Serikat dengan berat sekitar 244 gram—juga mampu bertahan hidup. Rekor bayi-laki-laki prematur sebelumnya adalah seberat 294 gram.

sumber: kompas.com

Apa itu Vaginismus??

Vaginismus adalah salah satu jenis gangguan fungsi seksual pada wanita. Pada vaginismus terjadi kontraksi yang tidak normal pada otot vagina sepertiga bagian luar. Begitu kuatnya kontraksi tidak normal itu, sehingga tak mungkin hubungan seksual dilakukan. Mengapa? Karena penetrasi penis tidak dapat dilakukan. Andaikata dipaksakan, pasti terasa sakit.
Tanda yang lebih jelas terlihat dari luar ialah menutupnya kedua paha ketika ada suatu sentuhan pada bagian kelamin. Sentuhan pada kelamin tidak harus dari penis ketika akan melakukan hubungan seksual. Sentuhan jari juga mengakibatkan reaksi yang sama.


Dalam konsultasi yang dibuka oleh kompas.com ditanyakan bahwa istrinya merasa kesakitan ketika suaminya ingin memasukkan penisnya ke dalam vagina sang istri,oleh karena itu suami pun merasa tidak terpuaskan,tetapi jawaban yang dilontarkan oleh Prof.Dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And luar biasa,kalau suami tidak terpuaskan dengan adanya hubungan biologis ini,apalagi sang istri,dia malahan akan mengalami suatu sikap rendah diri karena tidak mampu untuk melayani suaminya dalam hal seksualitas.

Vaginismus tidak berkaitan dengan apakah karena dia belum pernah melakukan hubungan seksual atau tidak. Vaginismus dapat terjadi walaupun seorang perempuan sudah melakukan hubungan seksual sebelumnya. Gangguan ini sebenarnya adalah reaksi psikofisiologis yang bersifat protektif terhadap rasa sakit atau trauma seksual lainnya.

Berikut cuplikan konsultasinya:
Saya ingin bertanya, kenapa ya istri langsung merasa sakit di vaginanya waktu saya hendak memasukkan penis? Bahkan, pada waktu menyentuh di bagian luar saja dia bilang sudah merasakan sakit. Apalagi kalau dimasuki, pasti lebih sakit.

Saya sudah mencoba berbagai cara, seperti melumuri kelaminnya dengan air agar licin, menyuruhnya minum bir agar tidak sadar. Namun, tetap saja jika saya memasukkan penis, dia langsung kesakitan dan sadar dari telernya. Selain itu, pahanya sangat kaku, tak bisa dilenturkan secara maksimal, sehingga tidak bisa membuka paha secara total.

Pertanyaan saya, mengapa dia begitu? Apakah ada kelainan? Atau itu semua karena dia merasa sakit sekali? Saya merasa tak terpuaskan gara-gara istri seperti itu. Apakah karena dia masih perawan, belum pernah melakukan persetubuhan sebelumnya?
S.S, Jakarta.